City Tour: Wadah Mengenal Sejarah bagi Anak-Anak Rusun Bandarharjo RW 12

Foto bersama anak-anak dan panitia di Museum Ranggawarsita (dok. pribadi)
Penulis: Farhan Nur Aziz Editor: Aula Rizqi Maharani |
Sekolah Nusantara | SAN Chapter Semarang |
Sekolah Nusantara merupakan salah satu program unggulan dari Komunitas Senyum Anak Nusantara (SAN). Sesuai dengan namanya, program ini menggunakan sistem sebagaimana sekolah pada umumnya. Sekolah Nusantara (SN) pada periode ini dilaksanakan di Rumah Susun (Rusun) Bandarharjo RW 12 Semarang dan dihadiri oleh kurang lebih 50 anak dalam setiap pertemuan. Pada pertemuan ke-4, SAN Chapter Semarang memilih kegiatan city tour sebagai wadah bagi anak-anak mengenal sejarah Kota Semarang. Pemilihan city tour agar anak-anak tidak merasa bosan karena selalu belajar di rusun. Ahmad Rijal Hakim Fathulloh, selaku Kepala Sekolah, mengatakan bahwa arahan dari SAN Pusat memperbolehkan kegiatan Belajar Luar Kelas (BLK).


“Pada technical meeting untuk Sekolah Nusantara yang akan dilaksanakan SAN se-Indonesia, merupakan arahan dari pusat untuk berkegiatan di luar dari lokasi Sekolah Nusantara masing-masing chapter,” ungkap Kak Rijal.


City tour merupakan fasilitas bus wisata gratis oleh Pemerintah Kota Semarang. Mendengar kabar ini, panitia berinisiatif untuk mengirimkan surat permohonan kepada Kepala Dishub Kota Semarang. Kegiatan city tour dihadiri oleh kurang lebih: 50 anak-anak (TK-SD), 10 wali anak, 10 panitia pendamping dalam bis, dan 20 panitia lapangan.

Baca di sini: Fasilitas bus gratis oleh Pemerintah Kota Semarang


“Setelah mencari informasi, ternyata ada fasilitas dari pemerintah. Kemudian panitia mulai mencari tahu cara pendaftaran dan menentukan tanggal pertemuannya,” lanjut Kak Rijal.


Setelah melalui prosedur pendaftaran, akhirnya SAN Chapter Semarang mendapatkan antrian pada hari Minggu, 8 Oktober 2023 pukul 11.00 WIB dengan pilihan bus: Si Kuncung. Berdasarkan kesepakatan antara panitia dan pihak bus, rute yang dilalui adalah sebagai berikut:

  1. Museum Ranggawarsita

  2. Banjir Kanal Barat

  3. Tugu Muda

  4. Stasiun Poncol

  5. Kota Lama (titik 0 Km)

  6. Balai Kota

  7. Lawang Sewu

  8. Simpang lima

  9. Pusat Oleh-Oleh Pandanaran

  10. Kampung Pelangi

  11. RS. Kariadi

  12. Sam Poo Kong

  13. Museum Ranggawarsita


Foto anak-anak di dalam bus (dok. pribadi)


Setibanya bus di Kampung Pelangi sebagai lokasi transit, anak-anak turun untuk memakan bekal yang sudah disiapkan oleh orang tuanya sekaligus bermain di area Microlibrary Warak Kayu. Antusias anak-anak membuat suasana kegiatan menjadi ramai dan heboh. Beberapa berlarian saling kejar-mengejar, sebagian lainnya mampir ke penjual jajanan. Raqilla (8) mengungkapkan bahwa city tour ini menyenangkan dan bisa refreshing keliling Kota Semarang. Sedangkan Arya (7) mengungkapkan keseruannya menaiki bus.


“Sangat senang karena bisa mengikuti kegiatan city tour yang dapat menjadi bahan refreshing sekaligus pembelajaran mengenai sejarah Kota semarang,” ujar Raqilla.

“Seru, busnya dua tingkat!” ucap Arya sambil agak berteriak.


Foto bersama anak-anak dan panitia di Microlibrary Warak Kayu (dok. pribadi)


Simak keseruan anak-anak dan panitia melalui video After Movie berikut ini! :D



 







Komentar