Hai sobat volunteers! Menjelang "Hari Anak Nasional" aku tebak sosial media kalian (terutama Instagram) pasti dipenuhi dengan postingan campaign yang berhubungan dengan Hari Anak Nasional. Nah sebelum masuk ke topik pembicaraan, ada baiknya kita simak dulu nih sedikit penjelasan tentang sejarah hari anak nasional. Supaya sobat volunteers paham dan ngga cuman ikut-ikutan aja dalam berkegiatan.
SEJARAH HARI ANAK NASIONAL
Hari Anak Nasioanl (HAN) merupakan gagasan Kongres Wanita Indonesia (Kowani), dalam sidangnya pada 1951 membuat beberapa kesepakatan. Salah satunya adalah mengupayakan penetapan Hari Anak Nasional. Pada 1952 upaya tersebut ditindaklanjuti dengan digelarnya Pekan Kanak-Kanak, dalam kegiatan ini anak-anak berpawai di Istana Merdeka disambut langsung oleh Presiden Soekarno. Kegiatan ini selalu dilaksanakan setiap pekan kedua pada bulan Juli yang mana biasanya pada bulan itu adalah hari liburan kenaikan kelas.
Namun, penetepan itu dinilai tidak memiliki makna dan tidak ada nilai historinya karena tidak merujuk pada tanggal tertentu. Setelah itu Hari Anak Indonesia di tetapkan pada tanggal 1 Juni bertepatan dengan Hari Anak Internasional.
Singkatnya setelah runtuhnya Orde Lama dan usainya kekuasaan Soekarno. Pemerintah Orde Baru menghapus seluruh kegiatan yang lekat dengan rezim sebelumnya. Akhirnya Presiden Soeharto mengeluarkan Keputusan Presiden (Kepperes) No.44/1984 yang memutuskan bahwa Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli. Hal itu karena diselaraskan dengan pengesahan Undang-Undang tentang Kesejahteraan Anak pada 23 Juli 1979. Peringatan HAN untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang ramah anak.
PERAN RELAWAN
Gimana? sobat volunteers pasti udah paham kan tentang Sejarah Hari Anak Nasional. Nah sebagai volunteers sejati kalian wajib banget berpartisipasi dalam memperingati Hari Anak Indonesia.
Kenapa? Kalian tahu ngga sih, di era yang sudah maju ini masih banyak sekali kasus-kasus mengenai anak-anak. Seperti hak-hak anak yang belum terpenuhi, kekerasan pada anak-anak, cara pola asuh orang tua yang salah pada anak, dan masih banyak lagi. Jangan sampai hal itu dijadikan hal yang lumrah, jangan sampai adik-adik kalian merasakan penderitaan yang sama dengan kalian, jangan sampai adik-adik kalian merasakan hal yang lebih menderita dari kalian. Kelak mereka juga akan menjadi seperti kita, menjadi generasi yang bermanfaat untuk orang banyak. Maka dari itu sebagai generasi muda yang memiliki semangat membara dan cepat tanggap kalian harus ikut berpartisipasi dalam menyuarakan Hari Anak Nasional.
Cara berpatisipasinya gimana? Nih aku kasih tips kegiatan apa yang bisa kalian lakuin:
1. Berpatisipasi dalam campaign. Kalian bisa cari di Instagram dengan #harianaknasional, nah biasanya langsung muncul tuh macam-macam campaign dari berbagai media.
2. Berpatisipasi dalam webinar. Nah sobat volunteers juga sabi banget nih ikutan agar menambah wawasan kalian. Atau bahkan kalian menjadi salah satu panitia webinar wah keren pastinya.
3. Melakukan kegiatan sosial terjun kelapangan. Sobat volunteers juga bisa loh langsung kelapangan membagikan buku kepada anak misalnya, tanpa ada embel-embel dari komunitas lain.
4. Buat kalian yang punya adik, saudara, keponakan atau tetangga. Bisa banget tuh kalian manfaatkan dalam berpartisipasi Hari Anak Nasional. Misalnya dengan memberi reward berupa makanan.
Nah itu dulu nih yang bisa aku sampaikan semoga hati kalian tergugah untuk berpatisipasi yaa! Oiya jangan lupa pantengin instagramnya https://www.instagram.com/san.semarang.2020/ . SAN Chapter Semarang juga bakal ngadain kegiatan yang berhubungan dengan Hari Anak Nasional loh.
Salam Volunteer!
Penulis: apm.

Komentar
Posting Komentar